Minggu, 04 November 2012

SEJARAH KOMPUTER


Sejarah Komputer
Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871).
Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukanperhitungan persamaan differensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis

Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.
Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, disain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut
Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.
Pengertian Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.







Generasi komputer
Generasi Pertama

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi Kedua
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Generasi Ketiga
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Generasi Keempat
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Generasi Kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.
 
Pada tahun 1949, John von Neumann, mengungkapkan “teori self altering automa” yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika.CARA MENANGGULANGI VIRUS

KOMPUTER.
Pada tahun 1960, Lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori yang diungkapkan oleh John von Neumann dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap-tiap lab. Komputer. Tetapi, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.
Pada tahun 1980, program-program tersebut yang akhirnya dikenal dengan sebutan “virus” ini berhasil menyebar ke luar lingkungan laboratorium, dan mulai beredar di masyarakat umum.
Pengertian Virus
Virus komputer bisa diartikan sebagai program komputer biasa, tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya.
Kriteria Virus
Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi 5 kriteria berikut:
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4. Kemampuan untuk melakukan manipulasi
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri

Cara Virus Menyebar
Virus layaknya virus biologi, harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus komputer dapat menyebar ke berbagai komputer/mesin lainnya juga melalui media, diantaranya:

1. Disket, media storage R/W
2. Jaringan (LAN, WAN, dsb)
3. Internet
4. Software yang freeware, shareware atau bahkan bajakan
5. Attachment pada email, transfering file

Penanggulangan Virus Komputer
Semua orang yang bergelut dengan dunia komputer pasti mengenal yang namanya virus komputer. Penyakit yang satu ini memang sangat mengganggu dan meresahkan pengguna komputer. Bagaimana tidak, akibat dampak yang ditimbulkan oleh virus bisa berakibat kepada kerusakan sistem komputer sehingga beberapa program tidak bisa dijalankan lagi. Dampak yang lebih buruk lagi adalah komputer bisa menjadi hang sehingga lumpuh total. Bahkan tidak jarang orang menjadi stress sebab kehilangan file mereka yang sangat berharga dan butuh waktu lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu karena dimakan oleh sang virus jahat tersebut.
Bagi orang yang sudah mahir pemrograman komputer, mungkin virus tidak begitu menjadi masalah. Dengan melakukan scanning menggunakan anti virus hal tersebut bisa diatasi dan dengan mengupdate anti virus itu secara rutin sehingga memperkuat proteksi terhadap virus. Tapi bagaimana dengan orang yang sama sekali buta mengenai pemrograman komputer dan yang bisanya hanya mengetik tulisan saja? Tentu virus menjadi momok yang sangat menakutkan bagi mereka. Lalu bagaimanakah cara menanggulangi virus tersebut?
1.      Langkah-langkah untuk pencegahan
Gunakan anti virus dengan update terbaru
 Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan.
Jika anda terhubung ke internet, cobalah untuk mengkombinasikan antivirus dengan Firewall, Anti-spamming, dsb.
 Selalu waspada terhadap file-file yang mencurigakan, contoh: file dengan 2 buah exstension atau file executable yang terlihat mencurigakan.
- Untuk software freeware+shareware, ada baiknya anda mengambilnya dari situs resminya.
Semampunya menghindari membeli barang bajakan, gunakan sofware-sofware open source.
2. Langkah-langkah apabila telah terinfeksi
 Deteksi dan tentukan di manakah kira-kira sumber virus tersebut, apakah di disket, jaringan email dsb. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control panel)
Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda dengan cara:
 Gejala yang timbul, misal: pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
 Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat auto protect berjalan, berarti virus definition di dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda dan mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.
- Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya, maka usahakan segera untuk mencari dan removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi pengembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila anti virus dengan update terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
- Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil, adalah dengan memformat ulang komputer anda.
VIRUS! Ahhh..menyebalkan!! Mengapa "mereka" tidak membiarkan kita hidup dg tenang. Mengapa "mereka" tidak memanfaatkan "kelebihan" yang diberikan Tuhan itu untuk sesuatu yang lebih berguna?? Memajukan IT negara kita (yg bobrok) ini misalnya?? :)...
Pasti banyak yg bertanya, mengapa sih org2 bikin virus??... Yaaa...alasannya cem-macem! Ada yang lagi sedih ditinggal pacarnya (ngasih tau ama pacarnya bhw dia masih cinta....GILA!! Bikin surat kok lewat virus), ada yang lagi sebel ama org laen, ada yg cuma iseng, ada juga yg bwt aktualisasi diri, dll. Btw, apapun alasannya sy ngerti kok(pernah berencana soalnya, hehe) :p

Btw yg mo sy bagi2 disini fokus pada virus2 Indo yg saat ini udh semakin keren. Bagaimana virus bekerja?? Virus sebenarnya juga merupakan software, sama seperti program2 lainnya - msword, game, dll (kecuali dalam hal merusak...dan mengganggu :) Virus komputer, sama spt virus beneran, juga selalu berusaha membiakkan diri. Jika kita masukin removable disk (flashdisk) ke komputer yg sudah terkena virus, kemungkinan besar flashdisk tersebut sudah terinfeksi.

Masalahnya, kita sering ga sadar saat hal ini terjadi. Flashdisk itu kita bawa pulang, disambungkan ke komputer/laptop milik sendiri(atau punya org lain) , lalu (dg polosnya) file virus tersebut diklik, sehingga....tragedi itu pun dimulai! :)

Apa tanda2 nya klo udh terinfeksi?? Ngg...banyak! Tergantung jenis virusnya. Ada yang taskmgr(Ctrl-Alt-Del) nya ga bisa, regedit jg ga bisa, ada yg folder option nya disembunyiin, muncul file2 yang ga biasanya, suka restart sendiri, sampai (yg paling serem)...ga bisa login.

Sebelum Anda mengeluarkan kata2 sakti "FORMAT ulang windows", alangkah lebih baiknya jika Anda mencoba menanganinya sendiri telebih dahulu (kecuali jika Anda punya banyak uang untuk menyewa orang utk menyelamatkan data2 Anda--saya pernah nemu org kaya' gini, soalnya :) ). Itung2 nambah ilmu pengetahuan. Lagian, siapa lagi yg akan lebih ngerti ttg komputer Anda klo bukan Anda sendiri. KENALI KOMPUTER ANDA!......... haalah!^^
Tips penanganan komputer yg sudah terkena virus, menurut saya, ada beberapa :
1. Matikan proses virus
Selama virusnya masih jalan di kmptr Anda, maka ia akan terus menduplikasikan dirinya. Hal ini juga membuat kita tidak bisa mendelete file virusnya. Ketika prosesnya udh dimatiin, maka si virus ga bs apa2. Dg kata lain, dia baru bernama virus ketika dia jalan di suatu computer. Buat matiin proses ini, saya sarankan pake software tambahan yg sejenis dg taskmanager, currprocess karena taskmanager biasanya udah diblock ama virusnya. Lalu kalau CProcess nya udah jalan, perhatikan semua proses yang ada. Cek apakah ada proses mencurigakan… ciri-cirinya cem-macem.
Anda bisa memperhatikan ikonnya(ikon virus biasanya berupa ikon folder, msword, dll), jika Anda sedikit berpengalaman, mungkin Anda bisa membandingkan proses komputer normal dengan yang bervirus. Jika belum...... saatnya menambah pengalaman! :)
Tampilan di currprocess kira2 begini :
Tampilan CurrProcess pada komputer normal tanpa virus

Nah proses milik si virus biasanya yg ikonnya berbentuk folder, seperti ini :
Tampilan proses pada komputer bervirus
Kalo udah ketemu yang kayak gini, yg harus Anda lakukan adalah... pilih proses2 tsb (kadang proses sivirus tidak cuma 1, ada backup annya), setelah dipilih semua yang Anda mau, lalu klik Kill (tanda silang). Jika Anda dimintai konfirmasi, klik Yes.
Haaaaaah....capek! Kalau sudah dimatiin prosesnya, file virusnya udah bisa di delete kok. O iya, itu kan udah masuk langkah 2...

2. Search file virus, lalu delete!
Jadi sebelum Anda mematikan(Kill) proses virusnya, sebaiknya nama proses tersebut juga dihafalkan, berguna untuk men search file tersebut di Windows Explorer. Ngng... sebenarnya ada sih, alternatif lain yg lebih efektif.

Di CurrProcess sudah ada fitur yang menunjukkan letak file induk dari proses yang
dijalankan. Jadi, selain untuk melihat proses, Anda juga bisa melihat dimana filenya berasal.Nah, untuk proses yang Anda kill tadi, perhatikan tempat file asalnya. Lalu cari di Windows Explorer, setelah ketemu....DELETE, BUNUH, DAN MUSNAHKAN file tersebut!!

Langkah selanjutnya apa Bang......??
Hehe... serahkan pada Pak Norton, atau Mr.Kaspersky, atau mungkin Ibu McAfee (saran saya sih,..... Mr. Kaspersky) :)

3. Scan pakai Antivirus
Setelah perjalanan melelahkan itu... Anda install antivirus(kalau belum ada),
atau ganti(kalau AV nya ga mendetek virus tsb). Saran saya sbg org awam, terhadap AV...Mr.Kaspersky memang top dan ketat, tapi suka rewel. Kalau Pak Norton sih...so-so aja. Ibu McAfee....saya taunya, cuma sering dipake tmn2 saya aj...^^! Sedangkan yang lain....(ada ya??Hehe....) Becanda deng! Btw, PCMAV pun kata temen2 saya juga bagus, kok!

4. Bersihkan registry (sisa-sisa peradaban virus)
Biasanya, virus2 tersebut walaupun telah dimusnahkan, namun efeknya kadang masih ada. Taskmanager yang masih ga bisa dibuka, regedit yang diblok, tulisan2 aneh yang belum hilang di beberapa bagian dari komputer, dll. Kalau udah begini ada banyak cara yang bisa dilakukan. Bersihkan dengan software2 registry, seperti registry cleaner, TuneUp Utilities, dll. Bisa juga dengan mengedit sendiri registry tsb (tentu saja klo Anda tau caranya). Untuk hal ini, mungkin besok2 akan saya coba menuliskan sedikit tip registry (yang sy tau, tentunya :) )

5. Tanya orang2 pintar disekitar Anda!!
Jika masih ada efek samping, coba tanya pada orang2 yang tau yg mungkin dekat dengan Anda (saya jg bisa, hehe!!), atau kalau Anda mempunyai keinginan yg kuat utk belajar dan berani mati,lol, Anda coba saja belajar sendiri. Utak atik deh, tuh komputer.....! Sumbernya??? Hmm.... Jaman sekarang ini, semua "sampah-sampah" dunia ini ada di
Google.





Mencegah Penyebaran Virus Komputer Dengan Mematikan Autorun

Cara mencegah penyebaran Virus dengan Panda USB Vaccine

Written by admin
PandaSecurity yang merupakan vendor antivirus pada 8 oktober 2009 silam telah meluncurkan software Panda USB Vaccine 1.01.14. Cara kerja software ini adalah mencegah (meminimalisir) penularan virus komputer melalui flashdisk dengan cara mem-vaksinasu komputer dan juga flashdisk.
USB Vaccine pada versi yang baru di rilis ini telah melakukan perbaikan performa di banding versi yang telah ada sebelumnya dan software ini pun telah mendukung multilingual/multibahasa.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa, virus-virus dapat menginfeksi komputer kita karena penggunaan file AUTORUN.INF, dan ini adalah suatu celah keamanan yang ada pada OS Windows (Vista dan XP). Efek yang di timbulkan dari AUTORUN.INF ini adalah virus-virus dapat mudah tersebar ke komputer kita walaupun kita tidak membuka isi dari flashdisk kita.
Ada 2 feature yang paling utama dari Panda USB vaccine yaitu:
  • Computer Vaccination, Fungsi nya adalah mematikan fungsi dari AUTORUN.INF yang serta merta menjalankan virus, dengan cara ini maka media penyimpanan yang kita masukan kedalam komputer kita tidak langsung di eksekusi.
  • USB Drive Vaccination, Kehebatan fungsi ini adalah mencegah virus menyebar secara otomatis ke komputer, jadi fitur ini berfungsi membuat file AUTORUN.INF baru yang kosong isinya namun tidak bisa di edit (baca, edit, modifikasi), jadi celah ini tidak bisa di manfaatkan virus untuk menyebar.
Perhatian..
Ketika kita telah melakukan vaksin terhadap flashdisk kita, maka secara otomatis file AUTORUN.INF tidak akan bisa di hapus melalui cara biasa, jadi mesti sekalian di format semua data-data nya, jadi kita mesti backup file-file nya terlebih dahulu apabila file AUTORUN.INF terpaksa anda ingin hapus.
Dengan cara ini maka penularan virus secara otomatis tidak akan bisa dilakukan kepada flashdisk kita, namun ingat satu hal bahwa, cara ini tidak menutup kemungkinan virus akan masuk ke flashdisk, karena bisa saja virus tersebut masuk karena kelalaian kita memasukan sembarang file yang sebenarnya adalah virus.

halo semuanya,
hari ini saya buka situs saya ini dan membaca komentar dari teman saya pada di postingan saya tentang mengatasi “NTLDR is Missing”.
temanku memberikan tips tentang disable autorun,langsung deh muncul niat buat postingan baru tentang mencegah virus yang semakin rame nongol di komputer kita.

Oke dech, langsung aja yha. berdasarkan pengalaman saya
halo semuanya,
hari ini saya buka situs saya ini dan membaca komentar dari teman saya pada di postingan saya tentang mengatasi “NTLDR is Missing”.
temanku memberikan tips tentang disable autorun,langsung deh muncul niat buat postingan baru tentang mencegah virus yang semakin rame nongol di komputer kita.

Oke dech, langsung aja yha. berdasarkan pengalaman saya selama ini ( sebagai teknisi komputer n programming ), kebanyakan komputer-komputer pelanggan saya
(Ciee… padahal cuman otak-atik doank) terinfeksi oleh virus melalui flassh disk, Removable disk menjadi media tempat menyebarkan virus setelah flooppy disk tidak populer lagi. Virus virus lokal memanfaatkan flashdisk dan memory card untuk menyebar dan menginfeksi komputer karena removable disk merupakan media yang populer digunakan untuk menyimpan dan pindah data. Berhati-hatilah menggunakan flashdisk apalagi flashdisk yang tidak jelas asal usulnya sebaiknya sebelum di akses di scan dulu dengan menggunakan antivirus yang uptodate. Jika antivirus tidak memungkinkan untuk di update selalu apalagi tidak mempunyai koneksi internet tentu tidak bisa mengupdatenya. Untuk itu bisa dengan jalan mendisable autorun CD dan Flashdisk. Virus bekerja dengan mengcopykan dirinya ke dalam flashdisk dan membuat attribute hidden sehingga tersembunyi. Untuk mengakses file virus ini dengan cara membuat subroutin pada flashdisk tersebut dengan memanfaatkan fasilitas file autorun.inf hampir sama fungsinya dengan autoexec.bat pada harddisk.
Disaat flashdisk dipasangkan di USB, system akan mencari file
autorun.inf ini, jika file ditemukan system akan secara otomatis
menjalankan daftar file yang terdapat pada file autorun tersebut.
Autorun ini bisa kita non aktifkan dengan cara mengubah nilai yang
terdapat pada registry.

Nah disini saya mau memberikan beberapa tips agar virus yang ada di flash disk tidak bisa menginfeksi komputer kita saat kita colokkan ke komputer. tips-tips yang saya berikan ini telah terbukti mampu menjaga komputer saya aman dari virus yang ada sekarang ini.
1. Non-aktifkan Fitur Autoplay

Cara Pertama:

(catatan: setelah fitur autorun dinonaktifkan,saat mencolok flash disk atau memasukkan cd/DVD ke cd/DVD ROm, maka gak akan nongol lagi jendela autoplay, untuk melihat isinya kita harus klik kanan pada my computer n pilih explore untuk melihat isinya). 99% virus menggunakan fitur ini (autorun.inf) untuk menyebarkan dirinya, jika fitur AUTOPLAY aktif, maka saat flashdisk atau cd program yang ada virusnya dihubungkan ke sebuah PC, maka virus akan otomatis berjalan.
Untuk mematikan fitur ini, klik
Run (win+R) pada start menu kemudian ketik gpedit.msc.

* Computer configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives
* User configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives.

Cara Kedua:
WINDOWS 95/98/ME
1. Buka System
properties. Caranya: Buka My Computer > Klik Kanan > Properties.
2.
Pilih Device Manager tab.
3. Kemudian pilih CD-ROM folder.
4.
Pilih Properties.
5. Select the Settings tab.
6. Turn on or off the Auto insert notification option.

7. Klik OK.
8. Klik OK

WINDOWS NT/2000
1. Start RegEdit dengan cara: Klik Start >
Run > Ketik: regedit (regedt32.exe).
2. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Services/Cdrom.
3.
Ganti nilai Autorun value to ’1′ untuk mengaktifkan autorn, and ’0′
untuk mematikan autorun.
4. tutup RegEdit

WINDOWS XP
1.
Buka Windows Explorer (Tombol Windows + “e”).
2. Klik kanan CD-ROM
mu dan pilih Properties
3. Pilih Tabulasi AutoPlay
4. Select each item from the pulldown list and for the Action to perform, select “Take no action” to disable autorun, or pick the apporpriate action to take if enabling autorun.
5.
Klik OK.

2. Blok File Executable pada External Device
File executable itu adalah file yang berekstensi *.exe *.msi *.pif *.scr *.bat *.cmd *.vbs, dan sebagainya. virus juga adalah sebuah file executable. Jadi kalau kita gunakan cara ini, virus dalam flasdisk tidak akan bisa berjalan.

1.      Masuk control panel > Administrative Tools > Local Security
Policy > Security settings > klik kanan pada Software Restriction
Policies.
2.      Kemudian pilih tabulasi bagian Additional Rules.
3.      Klik Kanan pada jendela sebelah kanan lalu pilih New Path Rule.
4.      Pada form yang tersedia, klik browse atau ketik huruf drive flashdisk kamu. Contoh “F:\” (tanpa tanda petik). F adalah huruf drivenya. Ganti F dengan huruf lain yang mewakili drive flashdisk kamu lalu pilih disallowed pada opsi dibawahnya.
3. Restart PC
oke dech, sekian dulu postingan saya soal virus, tar mudah-mudahan ada sambungannya lagi.








Cara Mudah Mengembalikan Data Yang Hilang Permanen

mengembalikan data yang hilang permanendata recovery2 Cara Mengembalikan File Yang Terhapus

Pernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.
Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.
1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.
Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: http://www.undelete-plus.com/
Untitled1 Cara Mengembalikan File Yang Terhapus
2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.
3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon “save” untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1
4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai “Recover”. User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus.







http://edwin2p.com/wp-content/uploads/2010/04/hardisk.jpegSegala suatu yang kita pakai semestinya dan menjadi kewajiban kita untuk merawatnya. Apa lagi sesuatu yang sangat sensitif, perawatan dan perhatian khusus sangat diperlukan. Pada kesempatan ini saya akan menulis bagaimana merawat hardisk, sebuah media penyimpanan pada komputer.
Saya analogikan seperti sawah yang terus ditanam dan digunakan dengan teus menerus, maka sawah itu memerlukan pupuk agar dapat di tanam lagi sehingga menghasilkan tanaman yang berkualitas. Demikian pula dengan hardisk kita.
http://edwin2p.com/wp-content/uploads/2010/04/hardisk-300x199.jpg
Kita ketahui bahwa hardisk memiliki umur operasional yang terbatas. Dengan perawatan yang baik maka kita bisa memperpanjang umur hardisk sehingga optimal dalam penggunaan. Trus apa saja yang harus kita lakukan agar umur hardisk dapat optimal? Yuk kita kupas!!!
  • Defragmentasi
Fragmentasi disk adalah sebuah problem yang berkaitan dengan pembuatan dan penghapusan disk yang terus menerus. Sepanjang usia normal dari sebuah disk, banyak file yang dibuat dan dihapus, dan akibat dari itu maka terjadi celah-celah atau ruang-ruang pada daerah disk. Sebuah disk yang memiliki ruang-ruang semacam itu dikatakan telah defragmentasi.
Disk yang Defragmentasi akan memperlambat acces time dan akhirnya juga membuat komputer kita menjadi lambat, karena file baru yang terakhir disimpan akan masuk pada ruang- raung kosong tersebut, dan terpaksa harus dibagi menjadi sektor- sektor oleh dos. Artinya masuk pada ruang kosong secara acak dalam satu file. Solusi yang harus kita lakukan apabila terjadi Fragmentasi disk adalah dengan program disk Defragmenter yang ada pada system windows atau dos. Atau dengan menggunakan software Defragmenter lain.
  • Scandisk
Merupakan tool hardisk selain disk Defragmenter yang merupakan salah tool yang sering dipakai untuk menguji disk dan memperbaikinya. Scandisk secara rutin sudah cukup sebagai langkah awal perawatan, apalagi ditambah dengan disk Defragmenter secara rutin. Melakukan perawatan rutin yang satu ini dapat dalam hitungan harian, mingguan maupun bulanan tergantung kondisi hard disk tersebut.
  • Shut Down
Jangan sembarangan dalam mematikan PC anda, apalagi OS anda adalah windows. Cara yang benar untuk mematikan windows adalah dengan properly shut down. Jika mematikan komputer dengan sembarangan  resikonya adalah anda dapat kehilangan data yang penting, atau file-file yang disimpan akan rusak.
Komputer tidak akan bekerja dengan normal karena adanya Bad Sector kalau anda mematikan komputer sembarangan secara terus menerus. Jadi gunakan shut down untuk kebaikan hardisk anda. Lamanya waktu menunggu saat shut sown tidak sebanding dengan waktu yang akan anda gunakan bila terjadi masalah pada komputer anda, belum lagi kalau hardisk anda rusak, sudah rugi waktu tambah biaya lagi untuk penggantian komponen.
  • Debu dan Kotoran
Secara berkala anda harus membersihkan debu dan kotoran yang ada di komputer anda. Debu dan kotoran sebenarnya tidak hanya menyebabkan masalah pada hardisk saja tapi juga pada komponen lainnya. Partikel debu dapat mengakibatkan hubungan pendek pada chip-chip komputer. Kipas yang tersumbat dapat menyebabkan pendinginan dalam PC terganggu sehingga PC mudah panas yang mengakibatkan pengaruh pada komponen lainnya. Jadi membersihkan komputer dari debu dan kotoran sangatlah penting.
Tulisan diatas  adalah sebagian dari cara merawat hardisk. Semoga bermanfaat…

Tips Cara Menjaga/Merawat Flash Disk USB Agar Awet Dipakai Tidak Mudah Rusak Dan Bebas Virus

Walaupun harga usb flashdisk saat ini sudah murah dan terjangkau oleh kantong para pelajar dan mahasiswa namun tidak ada salahnya kita menjaga dan merawat usb flash disk yang kita miliki agar kita tidak dibut stres ketika data penting yang ada di dalam flash disk tersebut hilang ke negeri entah berantah.
Berikut ini adalah beberapa tips penting organisasi.org seputar penjagaan dan perawatan dasar usb flash disk :
1. Jangan dijatuhkan atau dipukul-pukul dengan benda keras agar komponen di dalamnya tidak rusak.
2. Hindari suhu panas termasuk terkena sinar matahari langsung serta suhu dingin yang terlalu dingin agar komponen tidak rusak.
3. Jangan dicemplungkan ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air dengan garansi penuh.
4. Hindari medan magnet tinggi seperti speaker, dinamo, dan lain-lain agar media penyimpanan tidak terganggu.
5. Simpanlah flahs disk usb kita di tempat yang benar agar kita tidak lupa menaruhnya akibat ukuran flash disk yang kecil. Simpan di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor.
6. Selalu buat copy data cadangan atau backup data di komputer atau laptop kita yang dilindungi anti virus atau media lain seperti cd dan dvd agar jika data hilang kita tidak panik dan stress.
7. Setelah kita gunakan di komputer lain lakukan pemindaian atau scan dengan antivirus yang terbaru dan terupdate rutin agar aman dari virus yang ikutan mendompleng usb flash drive bisa diberantas.
8. Jangan langsung mencabut usb flashdisk ketika selesai digunakan agar tidak rusak datanya. Gunakan metode eject atau stop untuk mematikannya terlebih dulu sebelum kita cabut.
9. Normalnya usb flash disk dapat digunakan sebanyak ribuan atau jutaan kali diisi dan dihapus data. Setelah itu flashdisk akan lemah, mati atau rusak. Sebaiknya tidak bekerja atau mengedit pada file yang ada di flash disk. Kopi dulu ke hard disk drive lalu edit, dan setelah selesai kopi kembali file yang sudah diedit ke dalam flah disk.
10. Pilih merek produk flashdisk yang garansi dan purna jual bagus kalau perlu ltw singkatan dari life time warranty. Simpan bon pembelian dengan baik untuk klaim penggantian baru atau perbaikan bila rusak.
11. Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis. Jika melakukan manage flash disk pilihlah cluster terbesar agar kerja flashdisk tidak berat.
12. Jika ada waktu defrag flash disk anda agar struktur data di dalam flash disk bisa diatur agar kinerja flashdisk kita lebih optimal.





Tips Cara Menjaga/Merawat CD/DVD
http://i663.photobucket.com/albums/uu354/untukku2/blue-ray.jpgCompact Disk (CD) telah menjadi media penyimpanan yang umum digunakan baik untuk menyimpan data sementara dan dapat dibawa dengan mudah atau portable maupun sebagai media media penyimpanan data backup.
Walaupun kegunakaan CD agak tergeser dengan adanya DVD, HD-DVD dan bahkan Blu-Ray, namun keempat media penyimpanan ini masih memiliki kualitas yang hampir sama -perbedaan hanya terletak pada kapasitas penyimpannya. DVD, HD-DVD dan Blu-Ray berkapasitas lebih besar dibandingkan CD. Tetapi cara penggunaan / penyimpanan / perawatannya tetaplah sama.
Berikut ini Tips merawat CD dan DVD:
1. Perhatikan Warna Lapisan Pemantul
Agar CD dan DVD saat ditulis dan dibaca tidak mengalami masalah, Anda dianjurkan mencari CD/DVD yang lapisan pemantulnya berwarna silver (perak) atau agak keemasan. Anda jangan pernah memilih pemantul yang berwarna-warni (biru, merah apalagi hitam). Sebab lapisan pemantul ini berperan dalam pembacaan data dari CD/DVD yang telah ditulis. CD/DVD yang berwarna-warni kemungkinan tidak ada kendala saat penulisan (write) oleh CD/DVD burner, namun ada kemungkinan akan susah saat dibaca.

2. Bakar Di Bawah Kecepatan Maksima.
Bakarlah (burn) CD/DVD yang Anda beli dibawah kecepatan maksimal yang tercantum di software burner (NERO, ROXIO, dsb). Jangan pernah percaya tentang kecepatan maksimum yang tertulis di label CD/DVD. Sebab meskipun tertulis 52x, tapi seringkal setelah dianalisa oleh CD/DVD burner melalui software burner, biasanya nilai tulis itu akan turun. Untuk kebutuhan kompatibiitas pembacaan, pilih kecepatan burning 10x/12x saja -walaupun hal ini akan berdampak pada waktu proses pembakaran. Selain itu, hal ini juga dapat mengantisipasi apabila CD/DVD tesebut akan dibaca dari device CD/DVD ROM dengan spesifikasi baca (read) lebih rendah -yang masih banyak digunakan.

3. Isian Data Jangan Sampai Full
Usahakan ketika pengisian data jangan sampai full, berilah ruang kosong (free space) beberapa mega byte.

4. Simpan Dalam Plastik Khusus
Setelah dibakar/dibaca, usahakan CD/DVD disimpan ke dalam plastik khusus untuk menghindari debu atau goresan. Simpan CD/DVD ditempat yang kering dan gelap, usahakan jangan lembab atau terkena sinar matahari langsung karena akan merusak lapisan pemantul sehingga CD/DVD sulit dibaca.

5. Jangan Ditekan
Jangan menulis label CD/DVD dengan, usahakan dengan spidol permanent pada bagian labelnya.

6. Perhatikan Cara Membersihkannya
Sebelum dimasukan untuk dibaca usahakan CD/DVD dibersihkan dari debu dan gunakan kain halus yang biasa untuk membersihkan kacamata. Hindari penggunaan tissue ala kadarnya atau baju untuk membersihkannya, hal ini guna menguhindarimunculnya goresa pada disk yang menyebabkan CD/DVD tidak dapat dibaca. (de-rarz.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar