Sejarah Komputer
Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang
profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). 

Tahun 1812, Babbage memperhatikan
kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat
baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang
matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu.
Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai
alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk
menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin
untuk melakukanperhitungan persamaan differensial. Mesin tersebut dinamakan
Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat
menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara
otomatis
Setelah bekerja dengan Mesin Differensial
selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat
komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten
Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan
mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah
Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik.
Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya
membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi
programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika
Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai
penghormatan kepadanya.
Mesin uap Babbage, walaupun tidak
pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan
standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar
dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting.
Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, disain dasar dari Analytical Engine
menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi
operasi bagi mesin tersebut
Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929)
juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas
pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan
bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun
1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan
berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu
sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi
untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara
mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan
alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain
memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai
media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara
drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke
masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang
kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami
beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga
memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi
digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga
tahun 1960.

Pengertian
Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk
mengolah data menurut perintah yang telah
dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang
perkerjaannya melakukan perhitungan
aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi
arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin
itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan
dengan masalah aritmatika,
tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan
matematika.
Secara
luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang
terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu
dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan
data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor,
CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap
dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar
monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam
definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule,
jenis kalkulator
mekanik mulai dari abakus
dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer.
Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer"
adalah "yang memproses
informasi" atau "sistem pengolah informasi."
Saat
ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil,
secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5
generasi dalam sejarah komputer.
Generasi komputer
Generasi Pertama

Dengan
terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang
tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis
yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer
serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang
insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang
dan peluru kendali.
Pihak
sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun
1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan
Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan
Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan
dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer
serbaguna(general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode
rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade
setelah perang berakhir.
Usaha
yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan
lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan
IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator
tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang
kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled
Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan
sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut
beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan
tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut
dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan
komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and
Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat
dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000
resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang
sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer
ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly
(1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang
bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada
pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim
University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang
hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann
mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun
1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini
memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan
pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan
sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan
melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer
I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang
memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.
Baik
Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu
hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam
memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun
1952.
Komputer
Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat
secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program
kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin"
(machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan
membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum
(yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder
magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi
Kedua

Pada
tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer.
Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya,
ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.
Transistor
mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang
berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer
generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih
hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan
teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama
Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini,
yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah
besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin
tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi
bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah
dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore,
California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di
Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa
assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan
untuk menggantikan kode biner.
Pada
awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang
bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua
ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga
memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat
ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah
satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara
luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar
menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.
Program
yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya
memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan
kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini,
komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan
desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai
bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language
(COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa
pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat,
dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini
memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam
karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer).
Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer
generasi kedua ini.
Generasi
Ketiga

Walaupun
transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan
panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal
komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby,
seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi
(IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen
elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke
dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi
semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan
komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating
system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda
secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi
memori komputer.
Generasi
Keempat

Setelah
IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan
komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan
komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration
(VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large
Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan
untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang
setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal
tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.
Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan
meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit,
memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil.
Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik.
Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk
memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti
rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel
injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan
yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa.
Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga
pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk
komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut
minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh
kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program
word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari
2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan
dapat diprogram.
Pada
tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk
penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak
dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh
tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju
ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop
computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau
bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC
bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh
menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara
saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga
mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada
masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU:
IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU
buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam
golongan komputer generasi keempat.
Seiring
dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk
menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu
komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan
dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan
juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan
komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik
untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung
(disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini
dapat berkembang menjadi sangat besar.
Generasi
Kelima

Mendefinisikan
komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat
muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000
dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan
seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan
kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki
nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual,
dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun
mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang
dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara
lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa
asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas
tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari
bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian
ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak
kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan
pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah
kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model
non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak
CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi
superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun,
yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang
adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer
generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga
dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini
telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer
generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di
dunia.


Pada
tahun 1949, John von Neumann, mengungkapkan “teori self altering automa” yang
merupakan hasil riset dari para ahli matematika.CARA MENANGGULANGI VIRUS
KOMPUTER.
Pada tahun 1960, Lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori yang diungkapkan oleh John von Neumann dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap-tiap lab. Komputer. Tetapi, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.
Pada tahun 1960, Lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori yang diungkapkan oleh John von Neumann dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap-tiap lab. Komputer. Tetapi, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.
Pada
tahun 1980, program-program tersebut yang akhirnya dikenal dengan sebutan
“virus” ini berhasil menyebar ke luar lingkungan laboratorium, dan mulai
beredar di masyarakat umum.
Pengertian
Virus
Virus
komputer bisa diartikan sebagai program komputer biasa, tetapi memiliki
perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya, mengubah,
memanipulasinya bahkan sampai merusaknya.
Kriteria Virus
Kriteria Virus
Suatu
program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi 5 kriteria berikut:
1.
Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2.
Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3.
Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4.
Kemampuan untuk melakukan manipulasi
5.
Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Cara Virus Menyebar
Virus
layaknya virus biologi, harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus
komputer dapat menyebar ke berbagai komputer/mesin lainnya juga melalui media,
diantaranya:
1. Disket, media storage R/W
2.
Jaringan (LAN, WAN, dsb)
3.
Internet
4.
Software yang freeware, shareware atau bahkan bajakan
5.
Attachment pada email, transfering file
Penanggulangan Virus Komputer
Semua
orang yang bergelut dengan dunia komputer pasti mengenal yang namanya virus
komputer. Penyakit yang satu ini memang sangat mengganggu dan meresahkan
pengguna komputer. Bagaimana tidak, akibat dampak yang ditimbulkan oleh virus
bisa berakibat kepada kerusakan sistem komputer sehingga beberapa program tidak
bisa dijalankan lagi. Dampak yang lebih buruk lagi adalah komputer bisa menjadi
hang sehingga lumpuh total. Bahkan tidak jarang orang menjadi stress sebab
kehilangan file mereka yang sangat berharga dan butuh waktu lama untuk
menyelesaikan pekerjaan itu karena dimakan oleh sang virus jahat tersebut.
Bagi
orang yang sudah mahir pemrograman komputer, mungkin virus tidak begitu menjadi
masalah. Dengan melakukan scanning menggunakan anti virus hal tersebut bisa
diatasi dan dengan mengupdate anti virus itu secara rutin sehingga memperkuat
proteksi terhadap virus. Tapi bagaimana dengan orang yang sama sekali buta
mengenai pemrograman komputer dan yang bisanya hanya mengetik tulisan saja? Tentu
virus menjadi momok yang sangat menakutkan bagi mereka. Lalu bagaimanakah cara
menanggulangi virus tersebut?
1. Langkah-langkah untuk pencegahan
Gunakan anti virus dengan update terbaru
Selalu scanning semua
media penyimpanan eksternal yang akan digunakan.
Jika anda terhubung ke internet, cobalah untuk
mengkombinasikan antivirus dengan Firewall, Anti-spamming, dsb.
Selalu waspada
terhadap file-file yang mencurigakan, contoh: file dengan 2 buah exstension
atau file executable yang terlihat mencurigakan.
- Untuk software freeware+shareware, ada baiknya anda
mengambilnya dari situs resminya.
Semampunya menghindari membeli barang bajakan, gunakan
sofware-sofware open source.
2. Langkah-langkah apabila telah terinfeksi
Deteksi dan tentukan
di manakah kira-kira sumber virus tersebut, apakah di disket, jaringan email
dsb. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya mengisolasi komputer anda
dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control
panel)
Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang
menyerang pc anda dengan cara:
Gejala yang timbul,
misal: pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
Scan dengan antivirus
anda, jika anda terkena saat auto protect berjalan, berarti virus definition di
dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual
atau mendownload virus definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus
tersebut memblok usaha anda dan mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan
media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.
- Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi
dan mengenalinya, maka usahakan segera untuk mencari dan removal atau cara-cara
untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi pengembangan
virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila anti virus dengan update
terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.
- Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil,
adalah dengan memformat ulang komputer anda.
VIRUS! Ahhh..menyebalkan!! Mengapa
"mereka" tidak membiarkan kita hidup dg tenang. Mengapa
"mereka" tidak memanfaatkan "kelebihan" yang diberikan
Tuhan itu untuk sesuatu yang lebih berguna?? Memajukan IT negara kita (yg
bobrok) ini misalnya?? :)...
Pasti banyak yg bertanya, mengapa sih
org2 bikin virus??... Yaaa...alasannya cem-macem! Ada yang lagi sedih ditinggal
pacarnya (ngasih tau ama pacarnya bhw dia masih cinta....GILA!! Bikin surat kok
lewat virus), ada yang lagi sebel ama org laen, ada yg cuma iseng, ada juga yg
bwt aktualisasi diri, dll. Btw, apapun alasannya sy ngerti kok(pernah berencana
soalnya, hehe) :p
Btw yg mo sy bagi2 disini fokus pada
virus2 Indo yg saat ini udh semakin keren. Bagaimana virus bekerja?? Virus
sebenarnya juga merupakan software, sama seperti program2 lainnya -
msword, game, dll (kecuali dalam hal merusak...dan mengganggu :) Virus
komputer, sama spt virus beneran, juga selalu berusaha membiakkan diri. Jika
kita masukin removable disk (flashdisk) ke komputer yg sudah terkena
virus, kemungkinan besar flashdisk tersebut sudah terinfeksi.
Masalahnya, kita sering ga sadar saat
hal ini terjadi. Flashdisk itu kita bawa pulang, disambungkan ke
komputer/laptop milik sendiri(atau punya org lain) , lalu (dg polosnya) file
virus tersebut diklik, sehingga....tragedi itu pun dimulai! :)
Apa tanda2 nya klo udh terinfeksi??
Ngg...banyak! Tergantung jenis virusnya. Ada yang taskmgr(Ctrl-Alt-Del)
nya ga bisa, regedit jg ga bisa, ada yg folder option nya
disembunyiin, muncul file2 yang ga biasanya, suka restart sendiri, sampai (yg
paling serem)...ga bisa login.
Sebelum Anda mengeluarkan kata2
sakti "FORMAT ulang windows", alangkah lebih
baiknya jika Anda mencoba menanganinya sendiri telebih dahulu (kecuali jika
Anda punya banyak uang untuk menyewa orang utk menyelamatkan data2 Anda--saya
pernah nemu org kaya' gini, soalnya :) ). Itung2 nambah ilmu pengetahuan.
Lagian, siapa lagi yg akan lebih ngerti ttg komputer Anda klo bukan Anda
sendiri. KENALI KOMPUTER ANDA!......... haalah!^^
Tips penanganan komputer yg sudah
terkena virus, menurut saya, ada beberapa :
1. Matikan proses virus
Selama virusnya masih jalan di kmptr Anda, maka ia akan terus menduplikasikan dirinya. Hal ini juga membuat kita tidak bisa mendelete file virusnya. Ketika prosesnya udh dimatiin, maka si virus ga bs apa2. Dg kata lain, dia baru bernama virus ketika dia jalan di suatu computer. Buat matiin proses ini, saya sarankan pake software tambahan yg sejenis dg taskmanager, currprocess karena taskmanager biasanya udah diblock ama virusnya. Lalu kalau CProcess nya udah jalan, perhatikan semua proses yang ada. Cek apakah ada proses mencurigakan… ciri-cirinya cem-macem.
Selama virusnya masih jalan di kmptr Anda, maka ia akan terus menduplikasikan dirinya. Hal ini juga membuat kita tidak bisa mendelete file virusnya. Ketika prosesnya udh dimatiin, maka si virus ga bs apa2. Dg kata lain, dia baru bernama virus ketika dia jalan di suatu computer. Buat matiin proses ini, saya sarankan pake software tambahan yg sejenis dg taskmanager, currprocess karena taskmanager biasanya udah diblock ama virusnya. Lalu kalau CProcess nya udah jalan, perhatikan semua proses yang ada. Cek apakah ada proses mencurigakan… ciri-cirinya cem-macem.
Anda bisa memperhatikan ikonnya(ikon
virus biasanya berupa ikon folder, msword, dll), jika Anda sedikit
berpengalaman, mungkin Anda bisa membandingkan proses komputer normal dengan
yang bervirus. Jika belum...... saatnya menambah pengalaman! :)
Tampilan di currprocess kira2 begini :
Nah proses milik si virus biasanya yg
ikonnya berbentuk folder, seperti ini :
Kalo udah ketemu yang kayak gini, yg
harus Anda lakukan adalah... pilih proses2 tsb (kadang proses sivirus tidak
cuma 1, ada backup annya), setelah dipilih semua yang Anda mau, lalu
klik Kill (tanda silang). Jika Anda dimintai konfirmasi, klik Yes.
Haaaaaah....capek! Kalau sudah dimatiin
prosesnya, file virusnya udah bisa di delete kok. O iya, itu kan udah
masuk langkah 2...
2. Search file virus, lalu delete!
Jadi sebelum Anda mematikan(Kill) proses virusnya, sebaiknya nama proses tersebut juga dihafalkan, berguna untuk men search file tersebut di Windows Explorer. Ngng... sebenarnya ada sih, alternatif lain yg lebih efektif.
Jadi sebelum Anda mematikan(Kill) proses virusnya, sebaiknya nama proses tersebut juga dihafalkan, berguna untuk men search file tersebut di Windows Explorer. Ngng... sebenarnya ada sih, alternatif lain yg lebih efektif.
Di CurrProcess sudah ada fitur yang
menunjukkan letak file induk dari proses yang
dijalankan. Jadi, selain untuk melihat proses, Anda juga bisa melihat dimana filenya berasal.Nah, untuk proses yang Anda kill tadi, perhatikan tempat file asalnya. Lalu cari di Windows Explorer, setelah ketemu....DELETE, BUNUH, DAN MUSNAHKAN file tersebut!!
dijalankan. Jadi, selain untuk melihat proses, Anda juga bisa melihat dimana filenya berasal.Nah, untuk proses yang Anda kill tadi, perhatikan tempat file asalnya. Lalu cari di Windows Explorer, setelah ketemu....DELETE, BUNUH, DAN MUSNAHKAN file tersebut!!
Langkah selanjutnya apa Bang......??
Hehe... serahkan pada Pak Norton, atau
Mr.Kaspersky, atau mungkin Ibu McAfee (saran saya sih,..... Mr. Kaspersky) :)
3. Scan pakai Antivirus
Setelah perjalanan melelahkan itu... Anda install antivirus(kalau belum ada),
atau ganti(kalau AV nya ga mendetek virus tsb). Saran saya sbg org awam, terhadap AV...Mr.Kaspersky memang top dan ketat, tapi suka rewel. Kalau Pak Norton sih...so-so aja. Ibu McAfee....saya taunya, cuma sering dipake tmn2 saya aj...^^! Sedangkan yang lain....(ada ya??Hehe....) Becanda deng! Btw, PCMAV pun kata temen2 saya juga bagus, kok!
Setelah perjalanan melelahkan itu... Anda install antivirus(kalau belum ada),
atau ganti(kalau AV nya ga mendetek virus tsb). Saran saya sbg org awam, terhadap AV...Mr.Kaspersky memang top dan ketat, tapi suka rewel. Kalau Pak Norton sih...so-so aja. Ibu McAfee....saya taunya, cuma sering dipake tmn2 saya aj...^^! Sedangkan yang lain....(ada ya??Hehe....) Becanda deng! Btw, PCMAV pun kata temen2 saya juga bagus, kok!
4. Bersihkan registry (sisa-sisa
peradaban virus)
Biasanya, virus2 tersebut walaupun
telah dimusnahkan, namun efeknya kadang masih ada. Taskmanager yang masih ga
bisa dibuka, regedit yang diblok, tulisan2 aneh yang belum hilang di beberapa
bagian dari komputer, dll. Kalau udah begini ada banyak cara yang bisa
dilakukan. Bersihkan dengan software2 registry, seperti registry cleaner,
TuneUp Utilities, dll. Bisa juga dengan mengedit sendiri registry tsb (tentu
saja klo Anda tau caranya). Untuk hal ini, mungkin besok2 akan saya coba
menuliskan sedikit tip registry (yang sy tau, tentunya :) )
5. Tanya orang2 pintar disekitar Anda!!
Jika masih ada efek samping, coba tanya pada orang2 yang tau yg mungkin dekat dengan Anda (saya jg bisa, hehe!!), atau kalau Anda mempunyai keinginan yg kuat utk belajar dan berani mati,lol, Anda coba saja belajar sendiri. Utak atik deh, tuh komputer.....! Sumbernya??? Hmm.... Jaman sekarang ini, semua "sampah-sampah" dunia ini ada di Google.
Jika masih ada efek samping, coba tanya pada orang2 yang tau yg mungkin dekat dengan Anda (saya jg bisa, hehe!!), atau kalau Anda mempunyai keinginan yg kuat utk belajar dan berani mati,lol, Anda coba saja belajar sendiri. Utak atik deh, tuh komputer.....! Sumbernya??? Hmm.... Jaman sekarang ini, semua "sampah-sampah" dunia ini ada di Google.
Mencegah Penyebaran Virus Komputer Dengan Mematikan Autorun
Cara mencegah penyebaran Virus dengan Panda USB Vaccine
Written by admin
Topics: AntiVirus, Internet, Tips and Trick
PandaSecurity
yang merupakan vendor antivirus
pada 8 oktober 2009 silam telah meluncurkan software
Panda USB
Vaccine 1.01.14. Cara kerja software ini adalah mencegah (meminimalisir)
penularan virus
komputer melalui flashdisk dengan cara mem-vaksinasu komputer dan juga
flashdisk.USB Vaccine pada versi yang baru di rilis ini telah melakukan perbaikan performa di banding versi yang telah ada sebelumnya dan software ini pun telah mendukung multilingual/multibahasa.
Seperti yang telah kita ketahui
bahwa, virus-virus dapat menginfeksi komputer kita karena penggunaan file AUTORUN.INF, dan ini
adalah suatu celah keamanan yang ada pada OS Windows (Vista dan XP). Efek yang
di timbulkan dari AUTORUN.INF ini adalah virus-virus dapat mudah tersebar ke
komputer kita walaupun kita tidak membuka isi dari flashdisk kita.
Ada 2 feature yang paling utama dari Panda USB
vaccine yaitu:- Computer Vaccination, Fungsi nya adalah mematikan fungsi dari AUTORUN.INF yang serta merta menjalankan virus, dengan cara ini maka media penyimpanan yang kita masukan kedalam komputer kita tidak langsung di eksekusi.
- USB Drive Vaccination, Kehebatan fungsi ini adalah mencegah virus menyebar secara otomatis ke komputer, jadi fitur ini berfungsi membuat file AUTORUN.INF baru yang kosong isinya namun tidak bisa di edit (baca, edit, modifikasi), jadi celah ini tidak bisa di manfaatkan virus untuk menyebar.
Perhatian..
Ketika kita telah melakukan
vaksin terhadap flashdisk kita, maka secara otomatis file AUTORUN.INF tidak
akan bisa di hapus melalui cara biasa, jadi mesti sekalian di format semua
data-data nya, jadi kita mesti backup file-file nya terlebih dahulu apabila
file AUTORUN.INF terpaksa anda ingin hapus.
Dengan cara ini maka penularan
virus secara otomatis tidak akan bisa dilakukan kepada flashdisk kita, namun
ingat satu hal bahwa, cara ini tidak menutup kemungkinan virus akan masuk ke
flashdisk, karena bisa saja virus tersebut masuk karena kelalaian kita memasukan
sembarang file yang sebenarnya adalah virus.
27 Juli 2009 oleh bosgentongs
halo semuanya,hari ini saya buka situs saya ini dan membaca komentar dari teman saya pada di postingan saya tentang mengatasi “NTLDR is Missing”.
temanku memberikan tips tentang disable autorun,langsung deh muncul niat buat postingan baru tentang mencegah virus yang semakin rame nongol di komputer kita.
Oke dech, langsung aja yha. berdasarkan pengalaman saya
halo semuanya,
hari ini saya buka situs saya ini dan membaca komentar dari teman saya pada di postingan saya tentang mengatasi “NTLDR is Missing”.
temanku memberikan tips tentang disable autorun,langsung deh muncul niat buat postingan baru tentang mencegah virus yang semakin rame nongol di komputer kita.
Oke dech, langsung aja yha. berdasarkan pengalaman saya selama ini ( sebagai teknisi komputer n programming ), kebanyakan komputer-komputer pelanggan saya
(Ciee… padahal cuman otak-atik doank) terinfeksi oleh virus melalui flassh disk, Removable disk menjadi media tempat menyebarkan virus setelah flooppy disk tidak populer lagi. Virus virus lokal memanfaatkan flashdisk dan memory card untuk menyebar dan menginfeksi komputer karena removable disk merupakan media yang populer digunakan untuk menyimpan dan pindah data. Berhati-hatilah menggunakan flashdisk apalagi flashdisk yang tidak jelas asal usulnya sebaiknya sebelum di akses di scan dulu dengan menggunakan antivirus yang uptodate. Jika antivirus tidak memungkinkan untuk di update selalu apalagi tidak mempunyai koneksi internet tentu tidak bisa mengupdatenya. Untuk itu bisa dengan jalan mendisable autorun CD dan Flashdisk. Virus bekerja dengan mengcopykan dirinya ke dalam flashdisk dan membuat attribute hidden sehingga tersembunyi. Untuk mengakses file virus ini dengan cara membuat subroutin pada flashdisk tersebut dengan memanfaatkan fasilitas file autorun.inf hampir sama fungsinya dengan autoexec.bat pada harddisk.
Disaat flashdisk dipasangkan di USB, system akan mencari file
autorun.inf ini, jika file ditemukan system akan secara otomatis
menjalankan daftar file yang terdapat pada file autorun tersebut.
Autorun ini bisa kita non aktifkan dengan cara mengubah nilai yang
terdapat pada registry.
Nah disini saya mau memberikan beberapa tips agar virus yang ada di flash disk tidak bisa menginfeksi komputer kita saat kita colokkan ke komputer. tips-tips yang saya berikan ini telah terbukti mampu menjaga komputer saya aman dari virus yang ada sekarang ini.
1. Non-aktifkan Fitur Autoplay
Cara Pertama:
(catatan: setelah fitur autorun dinonaktifkan,saat mencolok flash disk atau memasukkan cd/DVD ke cd/DVD ROm, maka gak akan nongol lagi jendela autoplay, untuk melihat isinya kita harus klik kanan pada my computer n pilih explore untuk melihat isinya). 99% virus menggunakan fitur ini (autorun.inf) untuk menyebarkan dirinya, jika fitur AUTOPLAY aktif, maka saat flashdisk atau cd program yang ada virusnya dihubungkan ke sebuah PC, maka virus akan otomatis berjalan.
Untuk mematikan fitur ini, klik
Run (win+R) pada start menu kemudian ketik gpedit.msc.
* Computer configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives
* User configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives.
Cara Kedua:
WINDOWS 95/98/ME
1. Buka System
properties. Caranya: Buka My Computer > Klik Kanan > Properties.
2.
Pilih Device Manager tab.
3. Kemudian pilih CD-ROM folder.
4.
Pilih Properties.
5. Select the Settings tab.
6. Turn on or off the Auto insert notification option.
7. Klik OK.
8. Klik OK
WINDOWS NT/2000
1. Start RegEdit dengan cara: Klik Start >
Run > Ketik: regedit (regedt32.exe).
2. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Services/Cdrom.
3.
Ganti nilai Autorun value to ’1′ untuk mengaktifkan autorn, and ’0′
untuk mematikan autorun.
4. tutup RegEdit
WINDOWS XP
1.
Buka Windows Explorer (Tombol Windows + “e”).
2. Klik kanan CD-ROM
mu dan pilih Properties
3. Pilih Tabulasi AutoPlay
4. Select each item from the pulldown list and for the Action to perform, select “Take no action” to disable autorun, or pick the apporpriate action to take if enabling autorun.
5.
Klik OK.
2. Blok File Executable pada External Device
File executable itu adalah file yang berekstensi *.exe *.msi *.pif *.scr *.bat *.cmd *.vbs, dan sebagainya. virus juga adalah sebuah file executable. Jadi kalau kita gunakan cara ini, virus dalam flasdisk tidak akan bisa berjalan.
1.
Masuk control panel >
Administrative Tools > Local Security
Policy > Security settings > klik kanan pada Software Restriction
Policies.
Policy > Security settings > klik kanan pada Software Restriction
Policies.
2.
Kemudian pilih tabulasi bagian
Additional Rules.
3.
Klik Kanan pada jendela sebelah
kanan lalu pilih New Path Rule.
4.
Pada form yang tersedia, klik
browse atau ketik huruf drive flashdisk kamu. Contoh “F:\” (tanpa tanda petik).
F adalah huruf drivenya. Ganti F dengan huruf lain yang mewakili drive
flashdisk kamu lalu pilih disallowed pada opsi dibawahnya.
3. Restart PCoke dech, sekian dulu postingan saya soal virus, tar mudah-mudahan ada sambungannya lagi.
Cara Mudah Mengembalikan Data Yang Hilang Permanen
Pernah menghapus file-file
penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa
Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.
Namun jangan khawatir, Anda bisa
menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4
tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini
dapat di-download secara gratis di internet.
1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.
Tools ini beroperasi pada sistem
operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000,
Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete
Plus di: http://www.undelete-plus.com/
2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.
3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon “save” untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon “save” untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1
4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai “Recover”. User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus.
Recuva sering disebut juga sebagai “Recover”. User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus.
Segala suatu yang kita pakai semestinya
dan menjadi kewajiban kita untuk merawatnya. Apa lagi sesuatu yang sangat
sensitif, perawatan dan perhatian khusus sangat diperlukan. Pada kesempatan ini
saya akan menulis bagaimana merawat hardisk, sebuah media penyimpanan pada
komputer.
Saya
analogikan seperti sawah yang terus ditanam dan digunakan dengan teus menerus,
maka sawah itu memerlukan pupuk agar dapat di tanam lagi sehingga menghasilkan
tanaman yang berkualitas. Demikian pula dengan hardisk kita.
Kita
ketahui bahwa hardisk memiliki umur operasional yang terbatas. Dengan perawatan
yang baik maka kita bisa memperpanjang umur hardisk sehingga optimal dalam
penggunaan. Trus apa saja yang harus kita lakukan agar umur hardisk dapat
optimal? Yuk kita kupas!!!
- Defragmentasi
Fragmentasi
disk adalah sebuah problem yang berkaitan dengan pembuatan dan penghapusan disk
yang terus menerus. Sepanjang usia normal dari sebuah disk, banyak file yang
dibuat dan dihapus, dan akibat dari itu maka terjadi celah-celah atau
ruang-ruang pada daerah disk. Sebuah disk yang memiliki ruang-ruang semacam itu
dikatakan telah defragmentasi.
Disk
yang Defragmentasi akan memperlambat acces time dan akhirnya juga membuat
komputer kita menjadi lambat, karena file baru yang terakhir disimpan akan
masuk pada ruang- raung kosong tersebut, dan terpaksa harus dibagi menjadi
sektor- sektor oleh dos. Artinya masuk pada ruang kosong secara acak dalam satu
file. Solusi yang harus kita lakukan apabila terjadi Fragmentasi disk adalah
dengan program disk Defragmenter yang ada pada system windows atau dos. Atau
dengan menggunakan software Defragmenter lain.
- Scandisk
Merupakan
tool hardisk selain disk Defragmenter yang merupakan salah tool yang sering
dipakai untuk menguji disk dan memperbaikinya. Scandisk secara rutin sudah
cukup sebagai langkah awal perawatan, apalagi ditambah dengan disk Defragmenter
secara rutin. Melakukan perawatan rutin yang satu ini dapat dalam hitungan
harian, mingguan maupun bulanan tergantung kondisi hard disk tersebut.
- Shut Down
Jangan
sembarangan dalam mematikan PC anda, apalagi OS anda adalah windows. Cara yang
benar untuk mematikan windows adalah dengan properly shut down. Jika
mematikan komputer dengan sembarangan resikonya adalah anda dapat
kehilangan data yang penting, atau file-file yang disimpan akan rusak.
Komputer
tidak akan bekerja dengan normal karena adanya Bad Sector kalau anda mematikan
komputer sembarangan secara terus menerus. Jadi gunakan shut down untuk
kebaikan hardisk anda. Lamanya waktu menunggu saat shut sown tidak
sebanding dengan waktu yang akan anda gunakan bila terjadi masalah pada
komputer anda, belum lagi kalau hardisk anda rusak, sudah rugi waktu tambah
biaya lagi untuk penggantian komponen.
- Debu dan Kotoran
Secara
berkala anda harus membersihkan debu dan kotoran yang ada di komputer anda. Debu
dan kotoran sebenarnya tidak hanya menyebabkan masalah pada hardisk saja tapi
juga pada komponen lainnya. Partikel debu dapat mengakibatkan hubungan pendek
pada chip-chip komputer. Kipas yang tersumbat dapat menyebabkan pendinginan
dalam PC terganggu sehingga PC mudah panas yang mengakibatkan pengaruh pada
komponen lainnya. Jadi membersihkan komputer dari debu dan kotoran sangatlah
penting.
Tulisan
diatas adalah sebagian dari cara merawat hardisk. Semoga bermanfaat…
Tips Cara Menjaga/Merawat Flash Disk USB Agar Awet Dipakai Tidak Mudah Rusak Dan Bebas Virus
Mon, 15/09/2008 -
1:02am — godam64
Walaupun harga usb flashdisk saat ini sudah murah dan
terjangkau oleh kantong para pelajar dan mahasiswa namun tidak ada salahnya
kita menjaga dan merawat usb flash disk yang kita miliki agar kita tidak dibut
stres ketika data penting yang ada di dalam flash disk tersebut hilang ke
negeri entah berantah.Berikut ini adalah beberapa tips penting organisasi.org seputar penjagaan dan perawatan dasar usb flash disk :
1. Jangan dijatuhkan atau dipukul-pukul dengan benda keras agar komponen di dalamnya tidak rusak.
2. Hindari suhu panas termasuk terkena sinar matahari langsung serta suhu dingin yang terlalu dingin agar komponen tidak rusak.
3. Jangan dicemplungkan ke dalam air kecuali yakin benar-benar anti air dengan garansi penuh.
4. Hindari medan magnet tinggi seperti speaker, dinamo, dan lain-lain agar media penyimpanan tidak terganggu.
5. Simpanlah flahs disk usb kita di tempat yang benar agar kita tidak lupa menaruhnya akibat ukuran flash disk yang kecil. Simpan di tempat yang bersih dan tertutup dengan baik agar komponen tidak kotor.
6. Selalu buat copy data cadangan atau backup data di komputer atau laptop kita yang dilindungi anti virus atau media lain seperti cd dan dvd agar jika data hilang kita tidak panik dan stress.
7. Setelah kita gunakan di komputer lain lakukan pemindaian atau scan dengan antivirus yang terbaru dan terupdate rutin agar aman dari virus yang ikutan mendompleng usb flash drive bisa diberantas.
8. Jangan langsung mencabut usb flashdisk ketika selesai digunakan agar tidak rusak datanya. Gunakan metode eject atau stop untuk mematikannya terlebih dulu sebelum kita cabut.
9. Normalnya usb flash disk dapat digunakan sebanyak ribuan atau jutaan kali diisi dan dihapus data. Setelah itu flashdisk akan lemah, mati atau rusak. Sebaiknya tidak bekerja atau mengedit pada file yang ada di flash disk. Kopi dulu ke hard disk drive lalu edit, dan setelah selesai kopi kembali file yang sudah diedit ke dalam flah disk.
10. Pilih merek produk flashdisk yang garansi dan purna jual bagus kalau perlu ltw singkatan dari life time warranty. Simpan bon pembelian dengan baik untuk klaim penggantian baru atau perbaikan bila rusak.
11. Jangan terlalu sering format flash disk karena dapat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis. Jika melakukan manage flash disk pilihlah cluster terbesar agar kerja flashdisk tidak berat.
12. Jika ada waktu defrag flash disk anda agar struktur data di dalam flash disk bisa diatur agar kinerja flashdisk kita lebih optimal.
Tips
Cara Menjaga/Merawat CD/DVD
Compact Disk (CD) telah menjadi media penyimpanan yang umum digunakan baik untuk
menyimpan data sementara dan dapat dibawa dengan mudah atau portable maupun
sebagai media media penyimpanan data backup.Walaupun kegunakaan CD agak tergeser dengan adanya DVD, HD-DVD dan bahkan Blu-Ray, namun keempat media penyimpanan ini masih memiliki kualitas yang hampir sama -perbedaan hanya terletak pada kapasitas penyimpannya. DVD, HD-DVD dan Blu-Ray berkapasitas lebih besar dibandingkan CD. Tetapi cara penggunaan / penyimpanan / perawatannya tetaplah sama.
Berikut ini Tips merawat CD dan DVD:
1. Perhatikan Warna Lapisan Pemantul
Agar CD dan DVD saat ditulis dan dibaca tidak mengalami masalah, Anda dianjurkan mencari CD/DVD yang lapisan pemantulnya berwarna silver (perak) atau agak keemasan. Anda jangan pernah memilih pemantul yang berwarna-warni (biru, merah apalagi hitam). Sebab lapisan pemantul ini berperan dalam pembacaan data dari CD/DVD yang telah ditulis. CD/DVD yang berwarna-warni kemungkinan tidak ada kendala saat penulisan (write) oleh CD/DVD burner, namun ada kemungkinan akan susah saat dibaca.
2. Bakar Di Bawah Kecepatan Maksima.
Bakarlah (burn) CD/DVD yang Anda beli dibawah kecepatan maksimal yang tercantum di software burner (NERO, ROXIO, dsb). Jangan pernah percaya tentang kecepatan maksimum yang tertulis di label CD/DVD. Sebab meskipun tertulis 52x, tapi seringkal setelah dianalisa oleh CD/DVD burner melalui software burner, biasanya nilai tulis itu akan turun. Untuk kebutuhan kompatibiitas pembacaan, pilih kecepatan burning 10x/12x saja -walaupun hal ini akan berdampak pada waktu proses pembakaran. Selain itu, hal ini juga dapat mengantisipasi apabila CD/DVD tesebut akan dibaca dari device CD/DVD ROM dengan spesifikasi baca (read) lebih rendah -yang masih banyak digunakan.
3. Isian Data Jangan Sampai Full
Usahakan ketika pengisian data jangan sampai full, berilah ruang kosong (free space) beberapa mega byte.
4. Simpan Dalam Plastik Khusus
Setelah dibakar/dibaca, usahakan CD/DVD disimpan ke dalam plastik khusus untuk menghindari debu atau goresan. Simpan CD/DVD ditempat yang kering dan gelap, usahakan jangan lembab atau terkena sinar matahari langsung karena akan merusak lapisan pemantul sehingga CD/DVD sulit dibaca.
5. Jangan Ditekan
Jangan menulis label CD/DVD dengan, usahakan dengan spidol permanent pada bagian labelnya.
6. Perhatikan Cara Membersihkannya
Sebelum dimasukan untuk dibaca usahakan CD/DVD dibersihkan dari debu dan gunakan kain halus yang biasa untuk membersihkan kacamata. Hindari penggunaan tissue ala kadarnya atau baju untuk membersihkannya, hal ini guna menguhindarimunculnya goresa pada disk yang menyebabkan CD/DVD tidak dapat dibaca. (de-rarz.blogspot.com






Tidak ada komentar:
Posting Komentar